Kafir dan Murtad bag.I


Allah SWT Berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بَعْدَ إِيمَانِهِمْ ثُمَّ ازْدَادُوا كُفْرًا لَنْ تُقْبَلَ تَوْبَتُهُمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الضَّالُّونَ (90) إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوِ افْتَدَى بِهِ أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ (91)

90. Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, Kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka Itulah orang-orang yang sesat.
91. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan (sampai ia) mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, Maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. bagi mereka Itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.

Penjelasan Arti :
1. “orang-orang kafir sesudah beriman” artinya orang tersebut tadinya beriman tapi kafir di kemudian harinya. itu = MURTAD.

2. “Kemudian bertambah kekafirannya” artinya orang tersebut tetap ada dalam kemurtadan sampai ia mati.

3. “sekali-kali tidak akan diterima taubatnya” artinya kalau hanya sekedar taubat, itu tidak akan diterima oleh Allah SWT. karena murtad taubatnya harus dengan kembali ke Islam dengan membaca 2 kalimat SYAHADAT. itupun sebelum nyawa melewati kerongkongan (mati)

4. “Maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu.” artinya walaupun ia beramal shodaqoh atau apa saja ketika di dunia, amal itu tidak akan diterima Allah SWT. karena ia berada dalam kemurtadan. inisesuai Fifman Allah surat Annur : 39

وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَعْمَالُهُمْ كَسَرَابٍ بِقِيعَةٍ يَحْسَبُهُ الظَّمْآَنُ مَاءً حَتَّى إِذَا جَاءَهُ لَمْ يَجِدْهُ شَيْئًا وَوَجَدَ اللَّهَ عِنْدَهُ فَوَفَّاهُ حِسَابَهُ وَاللَّهُ سَرِيعُ الْحِسَابِ (39)

39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana FATAMORGANA di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.

Boleh saja ia menyangka akn dapat pahala nanti, tapi nyatanya tidak ada samasekali.

Besambung ke bag.2



By multazamtech Posted in Islami

Silahkan anda berkomentar untuk kemajuan Blog ini...... Kalau ada link yang gak aktif, mohon untuk memberi tahu saya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s